Di tahun 1998, ACC dapat melewati krisis ekonomi dengan baik. ACC selalu mempertahankan reputasinya sebagai perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia. Dan sudah menjadi komitmen ACC untuk memberikan layanan yang terbaik pada masyarakat.
Pelanggan semakin dipermudah, karena ACC memiliki jaringan yang luas, meliputi 59 kantor layanan di 48 kota di Indonesia. Dengan tersedianya 12.000 payment point di seluruh Indonesia, ini membuat pelanggan ACC lebih mudah melakukan pembayaran angsuran.
Pertumbuhan bisnis ACC sehat dan produktif. Tidak salah, jika ini membuat ACC dipercaya oleh lebih dari 50 bank lokal dan multinational untuk menanamkan modalnya di ACC. Selain itu, ACC telah dipercaya oleh lebih dari 670.000 pelanggan dan 2500 dealer, dan ini akan terus meningkat.
Dengan landasan strategi perusahaan yang kuat dan komitmen yang tinggi, membuat ACC mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari berbagai pihak secara kontinyu. Di tahun 2010 ACC telah menerima penghargaan Indonesia Customer Satisfaction Award (ICSA), Top Brand Award, Service Quality Award, Indonesia’s Most Admired Company, Call Center Award dan Auto Bild Award. Beberapa perusahaan di bawah ACC lainnya, seperti PT Swadharma Bhakti Sedaya Finance (SBSF) dan Pratama Sedaya Finance (PSF) menerima penghargaan Best Multifinance Award.
Pada tahun 2010, kepemilikan saham ACC dimiliki sepenuhnya oleh Astra di mana tahun sebelumnya GE masih memiliki sebagian dari saham ACC. Hal ini semakin memacu ACC untuk tetap fokus meningkatkan pertumbuhan bisnisnya. ASF telah membukukan rekor baru total pembiayaan di tahun 2010 sebesar Rp 16,6 Trilyun. Dan telah membiayai 115.000 unit kendaraan bermotor baik mobil baru, bekas dan alat berat. ASF juga berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 22%, dari laba bersih di tahun 2009. Pertumbuhan yang pesat ini sebagai bukti kepercayaan pelanggan terhadap ACC.
Adapun pertumbuhan bisnis ACC dari tahun ke tahun, terdokumentasi secara resmi pada laporan keuangan & laporan tahunan.
![]() |
![]() |
![]() |



